Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Intensif

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Tulungagung terus berkembang. Tak hanya mengamankan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, KPK juga turut membawa adik kandungnya, Jatmiko Dwi Seputro, ke Jakarta.

Jatmiko yang diketahui merupakan anggota DPRD Tulungagung itu diamankan karena berada di lokasi saat operasi senyap berlangsung. Ia termasuk dalam belasan orang yang terjaring OTT dan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa pihaknya mengamankan sejumlah orang dalam operasi tersebut, termasuk kerabat dekat kepala daerah.

Baca Juga :  Kejari Siak Tahan Tiga ASN, Diduga Peras Pemenang Tender Proyek Pemerintah

“Benar, dalam kegiatan tangkap tangan di Tulungagung, KPK mengamankan beberapa pihak, termasuk penyelenggara negara dan pihak lainnya yang berada di lokasi,” ujar Budi dalam keterangannya.

Ia menambahkan, seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik untuk mendalami peran masing-masing.
“Saat ini seluruh pihak yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Jalur Pasokan Senjata KKB Papua Pegunungan, Sejumlah Pelaku Ditangkap

Dalam operasi tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan praktik suap atau pemerasan terkait proyek maupun jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

KPK memastikan akan terus menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam perkara ini, termasuk kemungkinan keterkaitan antara pejabat daerah dan pihak legislatif.

Hingga kini, belum ada penetapan tersangka resmi. Namun, perkembangan kasus ini menjadi sorotan publik mengingat keterlibatan orang dekat kepala daerah dalam OTT tersebut.

Berita Terkait

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi
Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi
Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari
Diduga Tak Kunjung Ditindak APH, Warga Puntikalo Tebo Nekat Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal
5 Oknum Polisi Dipecat Terkait Kematian Brigadir Eko di Tanjabtim, Motif dan Hasil Autopsi Masih Dipertanyakan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:32 WIB

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi

Berita Terbaru