Polisi Bongkar Jalur Pasokan Senjata KKB Papua Pegunungan, Sejumlah Pelaku Ditangkap

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Kepolisian mengungkap jaringan pemasok senjata api dan amunisi yang menyuplai kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan.

Pengungkapan tersebut menjadi langkah penting untuk memutus rantai distribusi senjata ilegal ke wilayah konflik Papua.

Tim penyidik menangkap sejumlah tersangka yang diduga berperan sebagai pemasok, perantara, hingga kurir pengiriman senjata.

Dalam operasi itu, polisi menyita senjata api, amunisi, serta dokumen yang diduga terkait transaksi ilegal.

Penyelidikan mengungkap senjata diperoleh melalui jaringan terorganisir sebelum dikirim kepada kelompok bersenjata di Papua Pegunungan.

Baca Juga :  Ninja Sawit Terbongkar di Bengkalis, Gasak 1 Ton Buah Sawit Pakai Truk

Para pelaku diduga mengirim senjata secara bertahap untuk menghindari pengawasan aparat keamanan selama proses distribusi.

Polisi menilai keberadaan jaringan pemasok menjadi faktor penting yang memperkuat aktivitas kelompok bersenjata di Papua.

“Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya memutus suplai senjata dan amunisi kepada kelompok bersenjata,” kata pihak kepolisian.

Selain menangkap tersangka, penyidik terus mengembangkan kasus untuk mengungkap pihak lain yang terlibat.

Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya jalur distribusi senjata lain yang masih beroperasi hingga saat ini.

Baca Juga :  Pesan Rismon ke Roy Suryo & Tifa: Lebih Baik Dianggap Pengkhianat Daripada Sembunyikan Kebenaran

Aparat memastikan pengawasan terhadap peredaran senjata ilegal akan terus diperketat di wilayah Papua.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari potensi gangguan bersenjata.

 

Pengungkapan jaringan ini menambah daftar keberhasilan aparat dalam memberantas pemasok senjata ilegal di Papua.

 

Polisi menegaskan akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti terlibat dalam perdagangan senjata tanpa izin.

Berita Terkait

Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK Terungkap, Dipicu Dendam Asmara Tak Direstui
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa
Hakim Soroti Warga Medan, Usai Beli Pertalite 25 Liter, Khawatir Perkara Ini Ada Yang Request
Rumah Pasutri Diduga Bandar Sabu Dikepung Emak-Emak di Tanjab Barat, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas
Peran Polisi P dan ASN N dalam Yayasan
Terbongkar! Puluhan Kubik Kayu Ilegal Diduga Dibekingi Oknum APH Inisial H, Bebas Melintas Di Jalur Lintas Palembang – Jambi, Pal 10 Kota Jambi
Masih Adakah Aturan di Kota Jambi? Reklame Maulana-Diza Diduga Tak Berizin dan Tak Tersentuh Penindakan
Terungkap di Pengadilan, Bos Blueray Cargo Mengaku Setor Rp91 Miliar ke Oknum Bea Cukai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:24 WIB

Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK Terungkap, Dipicu Dendam Asmara Tak Direstui

Senin, 15 Juni 2026 - 12:56 WIB

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:34 WIB

Hakim Soroti Warga Medan, Usai Beli Pertalite 25 Liter, Khawatir Perkara Ini Ada Yang Request

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:54 WIB

Rumah Pasutri Diduga Bandar Sabu Dikepung Emak-Emak di Tanjab Barat, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Peran Polisi P dan ASN N dalam Yayasan

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Senin, 15 Jun 2026 - 12:56 WIB