Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua, 12 Warga Sipil Tewas

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Komnas HAM mendesak Panglima TNI, Jenderal Agus Subianto, untuk mengevaluasi operasi militer di Papua menyusul tewasnya 12 warga sipil di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menyatakan insiden terjadi saat operasi aparat terhadap kelompok bersenjata. Korban disebut berasal dari kalangan sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Baca Juga :  Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus MBG

“Serangan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun dan merupakan pelanggaran HAM serta hukum humaniter internasional,” tegas Anis dalam keterangannya.

Komnas HAM meminta evaluasi menyeluruh terhadap operasi tersebut serta mendorong proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan tuntas.

Baca Juga :  Razia Gabungan di Lapas Kelas IIA Jambi, Petugas Temukan Handphone hingga Rice Cooker

Selain itu, Komnas HAM menekankan pentingnya perlindungan maksimal bagi warga sipil dan pemulihan bagi para korban. Pengumpulan data dan pendalaman peristiwa masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi dan jumlah korban secara akurat.

Berita Terkait

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi
Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi
Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari
Diduga Tak Kunjung Ditindak APH, Warga Puntikalo Tebo Nekat Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal
5 Oknum Polisi Dipecat Terkait Kematian Brigadir Eko di Tanjabtim, Motif dan Hasil Autopsi Masih Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:32 WIB

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi

Berita Terbaru