Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Ini Sorotan Latar Belakangnya

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – Presiden kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026) pukul 15.00 WIB.

Salah satu nama yang dilantik adalah sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Penunjukan Jumhur menjadi sorotan karena latar belakangnya yang lebih dikenal sebagai aktivis buruh dibandingkan bidang lingkungan. Ia selama ini aktif dalam berbagai organisasi pekerja dan kerap terlibat dalam mobilisasi massa.

Karier organisasinya dimulai sejak bergabung dengan Center for Information and Development Studies (CIDES) pada awal 1990-an. Ia kemudian mendirikan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Indonesia (YKPI) serta Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) yang fokus pada pemberdayaan buruh.

Baca Juga :  Pemerintah Larang Sekolah Berikan PR Berlebihan Selama Ramadan 2026

Selain itu, Jumhur juga pernah terlibat dalam sejumlah organisasi lain, seperti Gabungan Persatuan Sopir Indonesia (Gapersi) dan Asosiasi Pedagang Grosir Keliling Indonesia.

Dalam catatan hukumnya, Jumhur sempat terseret kasus terkait kritik terhadap pengesahan yang disampaikan melalui media sosial pada 7 Oktober 2020. Pada 2021, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 10 bulan penjara terhadapnya.

Baca Juga :  Prabowo Kumpulkan Mantan Ajudan dan Pengawal Era Kostrad–Kopassus

Meski latar belakangnya dinilai tidak linear dengan jabatan barunya, Jumhur kini dipercaya untuk merumuskan kebijakan strategis di sektor lingkungan hidup Indonesia.

Pengamat politik menilai, terlepas dari rekam jejak hukum yang pernah dialami, Jumhur tetap merupakan sosok intelektual dengan basis akademik yang kuat.

Penunjukan ini pun memunculkan beragam respons publik, terutama terkait tantangan besar yang akan dihadapi dalam mengelola isu lingkungan di tingkat nasional.

Berita Terkait

Minyak Goreng Minyakita Langka Dan Naik
PTPN IV Regional IV Buka Peluang Kerja Sama Strategis dengan Universitas Jambi
BGN Setop Pendaftaran Dapur Baru MBG, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas Utama
Datangi Kejari Muaro Jambi, DPD PPWI Jambi Desak Penuntasan Dugaan Proyek Rp2,3 Miliar: Kejati Jambi Tegaskan Berkas Sudah Dilimpahkan
DPR Resmi Sahkan Revisi UU P2SK, Perkuat Pengawasan Keuangan hingga Atur Aset Kripto
Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
Kejagung Geledah Kantor BGN Dugaan Jual Beli Titik MBG
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:51 WIB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:47 WIB

Minyak Goreng Minyakita Langka Dan Naik

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:23 WIB

PTPN IV Regional IV Buka Peluang Kerja Sama Strategis dengan Universitas Jambi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:50 WIB

BGN Setop Pendaftaran Dapur Baru MBG, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas Utama

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:24 WIB

Datangi Kejari Muaro Jambi, DPD PPWI Jambi Desak Penuntasan Dugaan Proyek Rp2,3 Miliar: Kejati Jambi Tegaskan Berkas Sudah Dilimpahkan

Berita Terbaru

Nasional

Sabtu, 6 Jun 2026 - 12:51 WIB

Nasional

Minyak Goreng Minyakita Langka Dan Naik

Sabtu, 6 Jun 2026 - 11:47 WIB

Hukum dan kriminal

Sony Sonjaya Siap Bongkar Nama-Nama Besar dalam Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 10:45 WIB