9 WNI Relawan Flotilla Gaza Dibebaskan, Menlu Sugiono Pastikan Segera Dipulangkan

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan kemanusiaan yang sempat ditahan Israel dalam misi Global Sumud Flotilla telah dibebaskan.

Kesembilan WNI tersebut kini berada di Istanbul, Turki, dan tengah menjalani proses pemulangan ke Indonesia dengan pendampingan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul.

“Pemerintah terus mengawal proses pemulangan seluruh WNI hingga tiba dengan selamat di Tanah Air,” ujar Sugiono.

Baca Juga :  Kasus Perundungan SMP 40 Belum Tuntas, Kadisdik Muaro Jambi Baru Turun Setelah Viral

Sebelumnya, para relawan Indonesia ikut dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan untuk warga Gaza. Namun armada yang mereka tumpangi dicegat militer Israel di perairan internasional pada 18 Mei 2026 lalu.

Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Harfin Naqsyabandy, menyebut seluruh delegasi yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot telah dibebaskan dan sedang menjalani proses deportasi menuju negara masing-masing.

Berdasarkan informasi KJRI Istanbul, kondisi sembilan WNI tersebut dalam keadaan sehat. Meski demikian, para relawan disebut sempat mengalami tekanan dan perlakuan tidak manusiawi selama masa penahanan.

Baca Juga :  Mulai 28 Maret 2026, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Memiliki Akun Media Sosial

Pemerintah Indonesia juga mengapresiasi bantuan Pemerintah Turki yang turut membantu proses pembebasan dan pemulangan para relawan Indonesia.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri merupakan gerakan solidaritas internasional sipil yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza di tengah konflik yang terus berlangsung.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru