Jasad Anak Perempuan dalam Kardus di Lampung Selatan, Surat Orang Tua Bikin Pilu

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN — Warga Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan digegerkan dengan penemuan jasad seorang anak perempuan tanpa identitas di pinggir jalan samping Masjid Babusallam, Jumat (22/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain putih dan dimasukkan ke dalam kardus yang diikat rapi.

Penemuan bermula saat dua warga, Sarman Butar-Butar (66) dan Siti Aisah (40), curiga melihat sebuah kardus tergeletak di tepi jalan sekitar pukul 05.30 WIB. Awalnya mereka mengira bungkusan itu merupakan barang kiriman yang tertinggal. Namun setelah diperiksa bersama aparatur desa, terlihat bagian kaki manusia dari balik kain penutup sehingga polisi langsung dihubungi.

Baca Juga :  Gunung Semeru Meletus ,Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter

Petugas Polsek Katibung yang tiba di lokasi kemudian membuka bungkusan tersebut dan menemukan jasad anak perempuan diperkirakan berusia 11 hingga 13 tahun. Di sekitar lokasi juga ditemukan plastik berisi obat-obatan, perlengkapan medis, serta sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditinggalkan pihak keluarga korban.

Isi surat tersebut menyita perhatian warga dan petugas. Dalam surat itu, keluarga korban mengaku tidak mampu memakamkan anak mereka secara layak karena kondisi ekonomi yang sulit. Mereka juga menyebut korban menderita penyakit diabetes dan keluarga sedang terlunta-lunta setelah mengaku ditipu saat berada di Kota Lampung.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Sulawesi Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Kapolsek Katibung IPTU Dita Hidayatullah membenarkan adanya surat tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Polisi juga menyebut kondisi jasad masih relatif baru saat ditemukan warga.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan dilakukan, warga bersama aparat desa dan kepolisian akhirnya memandikan, menyalatkan, serta memakamkan korban secara layak di TPU Desa Rangai Tri Tunggal. Hingga kini, polisi masih melakukan penelusuran terkait identitas lengkap korban dan keluarganya.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru