- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan kasus korupsi yang menyeret pejabat Imigrasi dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra memastikan perhatian Presiden terhadap kasus tersebut.

Yusril mengatakan Prabowo mengikuti perkembangan penanganan perkara yang kini menjadi sorotan publik dan aparat penegak hukum.

Menurut Yusril, Presiden belum menerima laporan langsung darinya mengenai kasus Imigrasi karena keterbatasan waktu pertemuan.

Meski demikian, Yusril meyakini Prabowo telah memperoleh informasi melalui berbagai saluran resmi dan laporan lapangan.

Baca Juga :  Prabowo Tegas: Jangan Ada yang Jadi Beking Tambang dan Perkebunan Ilegal

“Presiden tentu punya mata dan telinga yang memantau setiap kejadian yang terjadi di negara ini.”

Pernyataan itu disampaikan Yusril saat menanggapi pertanyaan mengenai perhatian Presiden terhadap kasus korupsi Imigrasi.

Kasus tersebut mencuat setelah KPK menetapkan sejumlah tersangka dalam dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Salah satu tersangka adalah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, bersama sejumlah pejabat lainnya.

Penyidik menduga para tersangka melakukan praktik pemerasan terhadap warga negara asing dalam pengurusan izin tinggal.

Baca Juga :  Seskab Teddy Tanggapi Santai Kritik Saiful Mujani ke Program Prabowo

KPK memperkirakan praktik tersebut menghasilkan keuntungan ilegal hingga Rp145,5 miliar selama periode 2022 hingga 2026.

Sementara itu, Kejaksaan Agung juga tengah menangani dugaan korupsi dalam program Badan Gizi Nasional.

Penanganan dua perkara besar tersebut menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat tinggi pemerintahan.

Istana menegaskan komitmen pemerintah mendukung proses hukum dan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.

Pemerintah juga memastikan seluruh aparat penegak hukum bekerja profesional dalam mengusut setiap dugaan tindak pidana korupsi.

Berita Terkait

Minyak Goreng Minyakita Langka Dan Naik
PTPN IV Regional IV Buka Peluang Kerja Sama Strategis dengan Universitas Jambi
BGN Setop Pendaftaran Dapur Baru MBG, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas Utama
Datangi Kejari Muaro Jambi, DPD PPWI Jambi Desak Penuntasan Dugaan Proyek Rp2,3 Miliar: Kejati Jambi Tegaskan Berkas Sudah Dilimpahkan
DPR Resmi Sahkan Revisi UU P2SK, Perkuat Pengawasan Keuangan hingga Atur Aset Kripto
Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
Kejagung Geledah Kantor BGN Dugaan Jual Beli Titik MBG
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk Sebagai Pengganti
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:51 WIB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:47 WIB

Minyak Goreng Minyakita Langka Dan Naik

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:23 WIB

PTPN IV Regional IV Buka Peluang Kerja Sama Strategis dengan Universitas Jambi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:50 WIB

BGN Setop Pendaftaran Dapur Baru MBG, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas Utama

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:24 WIB

Datangi Kejari Muaro Jambi, DPD PPWI Jambi Desak Penuntasan Dugaan Proyek Rp2,3 Miliar: Kejati Jambi Tegaskan Berkas Sudah Dilimpahkan

Berita Terbaru

Nasional

Sabtu, 6 Jun 2026 - 12:51 WIB

Nasional

Minyak Goreng Minyakita Langka Dan Naik

Sabtu, 6 Jun 2026 - 11:47 WIB

Hukum dan kriminal

Sony Sonjaya Siap Bongkar Nama-Nama Besar dalam Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 10:45 WIB