Keluarga Korban Tolak Tawaran Damai Rp300 Juta dari Bahar bin Smith

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Keluarga korban dugaan penganiayaan yang melibatkan pendakwah Bahar bin Smith menolak tawaran perdamaian yang diajukan pihak pelaku. Tawaran tersebut berupa uang sebesar Rp200 juta hingga Rp300 juta serta penggantian sepeda motor milik korban.
Istri korban, Fitri Yulita, mengungkapkan bahwa Bahar sempat datang langsung ke rumah mereka untuk menyampaikan niat berdamai. Dalam pertemuan tersebut, pihak Bahar menawarkan sejumlah uang sebagai kompensasi agar persoalan tersebut tidak berlanjut ke proses hukum.
Selain uang, pihak Bahar juga disebut bersedia mengganti sepeda motor korban yang saat ini disita oleh kepolisian sebagai barang bukti dalam kasus tersebut. Motor tersebut diketahui merupakan alat utama korban untuk bekerja sehari-hari.
Meski begitu, keluarga korban tetap menolak tawaran tersebut. Mereka menilai dampak yang dialami keluarga tidak hanya kerugian materi, tetapi juga memengaruhi pekerjaan dan kondisi ekonomi korban.
Keluarga korban pun memilih menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian dan berharap proses hukum dapat berjalan secara adil tanpa adanya perlakuan khusus terhadap siapa pun yang terlibat.

Baca Juga :  Kerugian Haji Ilegal Capai Rp92,64 Miliar, Polri Bentuk Satgas Khusus Berantas Penipuan

Berita Terkait

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur dari Tim Hukum Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Tiga Tambang Emas Ilegal Diduga Milik Oknum Kades Puntikalo, Sikap Bungkam Jadi Tanda Tanya Besar
Dugaan Setoran Reklame Kota Jambi Mengemuka, Publik Pertanyakan PBG, Pajak, dan Ketegasan Pemkot
Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK Terungkap, Dipicu Dendam Asmara Tak Direstui
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa
Hakim Soroti Warga Medan, Usai Beli Pertalite 25 Liter, Khawatir Perkara Ini Ada Yang Request
Rumah Pasutri Diduga Bandar Sabu Dikepung Emak-Emak di Tanjab Barat, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas
Peran Polisi P dan ASN N dalam Yayasan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:06 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur dari Tim Hukum Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:13 WIB

Tiga Tambang Emas Ilegal Diduga Milik Oknum Kades Puntikalo, Sikap Bungkam Jadi Tanda Tanya Besar

Senin, 15 Juni 2026 - 19:06 WIB

Dugaan Setoran Reklame Kota Jambi Mengemuka, Publik Pertanyakan PBG, Pajak, dan Ketegasan Pemkot

Senin, 15 Juni 2026 - 15:24 WIB

Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK Terungkap, Dipicu Dendam Asmara Tak Direstui

Senin, 15 Juni 2026 - 12:56 WIB

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Berita Terbaru