Unggahan Das’ad Latif Soroti Penegakan Hukum, Singgung Remisi Koruptor

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – Unggahan di akun Instagram milik Das’ad Latif menjadi sorotan publik setelah memuat kritik tajam terhadap penegakan hukum, khususnya terkait kasus korupsi dan pemotongan masa tahanan bagi terpidana.

Dalam unggahan tersebut, Das’ad menyampaikan sindiran mengenai pengelolaan uang pajak. Ia menuliskan bahwa uang pajak tidak hanya “dibawa mati”, tetapi juga “dibawa koruptor”. Ia juga menyinggung praktik pengurangan masa hukuman yang dinilai memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kontroversial Eks Polwan Yuni Utami, Warga Sigi Mengaku Lama Resah dengan Perilakunya

Unggahan itu turut disertai lagu Tikus-Tikus Kantor karya Iwan Fals, yang dikenal sebagai simbol kritik sosial terhadap praktik korupsi di Indonesia. Pemilihan lagu tersebut dinilai semakin memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

Meski bernada kritik, dalam keterangan unggahannya Das’ad tetap mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak. Ia menegaskan bahwa kewajiban tersebut harus dijalankan sebagai bentuk tanggung jawab warga negara dan kecintaan terhadap tanah air, terlepas dari adanya dugaan penyimpangan.

Baca Juga :  BGN Setop Pendaftaran Dapur Baru MBG, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas Utama

Respons warganet pun beragam. Sebagian menilai kritik tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia. Namun, tidak sedikit pula yang menyoroti perlunya transparansi dan konsistensi dalam pemberian hukuman kepada pelaku korupsi.

Isu pemotongan masa tahanan bagi terpidana korupsi sendiri telah lama menjadi perhatian publik. Sejumlah kalangan menilai kebijakan tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh agar tidak mencederai rasa keadilan dan tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum di Indonesia.

Berita Terkait

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan
Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan
Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?
KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?
Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan
Bau Skandal Reklame Kota Jambi : Dugaan Kongkalikong Perizinan dan Pajak Menguat
Pemerintah Siap Bahas RUU Pemilu Jika Jadi Inisiatif DPR Maupun Pemerintah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:21 WIB

Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:03 WIB

Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:15 WIB

Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Senin, 15 Jun 2026 - 12:56 WIB