Seskab Teddy Tanggapi Santai Kritik Saiful Mujani ke Program Prabowo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merespons santai kritik pengamat politik Saiful Mujani terhadap sejumlah program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (7/4/2026), Teddy mengaku belum mengikuti secara langsung pernyataan yang disampaikan Saiful Mujani. Ia menyebut masih disibukkan dengan berbagai agenda pekerjaan.

“Saya masih banyak sekali kerjaan, saya belum lihat beliau bicara apa,” ujar Teddy.

Baca Juga :  KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sebelumnya, Saiful Mujani menilai sejumlah program unggulan pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga Danantara, berpotensi menjadi alat mobilisasi politik atau yang ia sebut sebagai “gentong babi”.

Menurutnya, program-program tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan elektoral menjelang Pemilu 2029.
Menanggapi hal itu, Teddy memilih tidak larut dalam polemik. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo saat ini lebih fokus pada agenda besar dan strategis nasional.

Baca Juga :  Praperadilan Dikabulkan, PN Jakarta Selatan Perintahkan Polisi Lanjutkan Kasus Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

“Apalagi Bapak Presiden, beliau sedang mengurus hal besar dan fokus pada hal-hal yang lebih strategis,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin terjebak dalam perdebatan politik, dan tetap memprioritaskan pelaksanaan program-program utama untuk kepentingan masyarakat luas.

Berita Terkait

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan
Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan
Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?
KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?
Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan
Bau Skandal Reklame Kota Jambi : Dugaan Kongkalikong Perizinan dan Pajak Menguat
Pemerintah Siap Bahas RUU Pemilu Jika Jadi Inisiatif DPR Maupun Pemerintah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan

Senin, 15 Juni 2026 - 09:55 WIB

KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:03 WIB

Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:15 WIB

Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Senin, 15 Jun 2026 - 12:56 WIB