Pemerintah Buka Opsi Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Jika Harga Minyak Dunia Melonjak

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka kemungkinan pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) apabila harga minyak dunia mengalami lonjakan signifikan. Langkah ini dipertimbangkan sebagai upaya menjaga stabilitas fiskal dan mengendalikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya menjelaskan, kenaikan harga minyak mentah global dapat memberikan tekanan besar terhadap keuangan negara. Berdasarkan simulasi pemerintah, apabila harga minyak mencapai sekitar 92 dolar Amerika Serikat per barel dalam setahun, defisit APBN berpotensi melebar hingga sekitar 3,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Baca Juga :  Anwar Usman Akui “Plong” Tinggalkan MK, Air Mata Haru Warnai Purnabakti

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah tengah menyiapkan berbagai langkah penyesuaian anggaran. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah melakukan efisiensi pada sejumlah komponen pendukung dalam program Makan Bergizi Gratis.

Meski membuka opsi pemangkasan, Purbaya menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga kualitas dan manfaat program bagi masyarakat. Efisiensi yang dilakukan tidak akan mengurangi porsi maupun kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat.

Baca Juga :  Ketua Komisi VIII DPR RI Kritik Wacana “War Tiket” Haji: Dinilai Tidak Adil dan Berpotensi Picu Kecemburuan

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan langkah lain seperti penyesuaian belanja negara serta penundaan sejumlah proyek yang dinilai masih bisa digeser ke tahun anggaran berikutnya guna menjaga keseimbangan APBN.

Berita Terkait

BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering dari Normal 30 Tahun Terakhir
Pemerintah Larang Wisata Gajah Tunggang, Inpres Segera Terbit
Kemhan Luruskan Isu Akses Udara Militer AS: Masih Tahap Pembahasan, Jangan Terprovokasi
Anwar Usman Akui “Plong” Tinggalkan MK, Air Mata Haru Warnai Purnabakti
Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Prabowo Tegas: Jangan Ada yang Jadi Beking Tambang dan Perkebunan Ilegal
Ketua Komisi VIII DPR RI Kritik Wacana “War Tiket” Haji: Dinilai Tidak Adil dan Berpotensi Picu Kecemburuan
Prabowo Mundur dari Ketum PB IPSI Usai 34 Tahun Mengabdi, Fokus Jalankan Tugas sebagai Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:37 WIB

BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering dari Normal 30 Tahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 15:35 WIB

Pemerintah Larang Wisata Gajah Tunggang, Inpres Segera Terbit

Selasa, 14 April 2026 - 14:45 WIB

Kemhan Luruskan Isu Akses Udara Militer AS: Masih Tahap Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Selasa, 14 April 2026 - 08:36 WIB

Anwar Usman Akui “Plong” Tinggalkan MK, Air Mata Haru Warnai Purnabakti

Minggu, 12 April 2026 - 19:51 WIB

Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan

Berita Terbaru