Pemerintah Siapkan Evakuasi 15 WNI dari Iran

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Indonesia berencana mengevakuasi 15 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Proses evakuasi dilakukan atas permintaan para WNI yang memilih untuk dipulangkan ke Tanah Air.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan pemerintah telah menginstruksikan langkah-langkah teknis guna memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan perwakilan RI di wilayah terdampak.
Para WNI tersebut saat ini berada di Teheran. Karena situasi keamanan yang belum kondusif dan terbatasnya akses penerbangan akibat penutupan sejumlah wilayah udara, evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat menuju Azerbaijan sebelum melanjutkan perjalanan udara ke Indonesia.
Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, telah diminta untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis, termasuk pengamanan perjalanan dan koordinasi lintas otoritas setempat. Perjalanan darat dari Teheran menuju perbatasan Azerbaijan diperkirakan memakan waktu sekitar 10 jam.
Kementerian melalui Kementerian Luar Negeri memastikan bahwa evakuasi bersifat sukarela. Artinya, hanya WNI yang menyatakan ingin kembali ke Indonesia yang akan difasilitasi kepulangannya. Sementara itu, WNI lain yang masih berada di Iran dilaporkan dalam kondisi aman dan terus menjalin komunikasi dengan perwakilan RI.
Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut. Jika kondisi semakin memburuk, opsi langkah lanjutan, termasuk perluasan evakuasi, akan dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan perkembangan di lapangan.

Baca Juga :  Bangunan Gudang Material Diduga Langgar GSB dan Manfaatkan Trotoar, DPMPTSP-PUPR Diminta Bertindak

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru