Jambi Darurat Debt Collector, LBH PKN Desak Polisi dan OJK Bertindak Tegas

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA JAMBI — Maraknya aktivitas debt collector (DC) dan mata elang (matel) di Provinsi Jambi kini dinilai semakin meresahkan masyarakat. Praktik penarikan kendaraan secara paksa di jalan hingga dugaan penyalahgunaan data nasabah disebut kian sering terjadi dan memicu kekhawatiran luas.

Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Provinsi Jambi, Maswan SH, MH, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kebangkitan Nusantara Jambi, menegaskan bahwa kondisi ini sudah masuk kategori darurat dan membutuhkan tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

“Banyak laporan masyarakat terkait penarikan kendaraan secara paksa di jalan, bahkan disertai intimidasi tanpa dasar hukum yang jelas. Ini tidak bisa dibiarkan. Jika tidak sesuai prosedur, tindakan tersebut bisa dikategorikan sebagai perampasan,” tegas Maswan.

Baca Juga :  KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Fee Proyek

Ia menekankan bahwa proses penarikan kendaraan oleh pihak pembiayaan harus mengikuti mekanisme hukum yang berlaku, bukan dilakukan secara sepihak di jalan.

“Penarikan kendaraan tidak boleh sembarangan. Harus ada dasar hukum yang sah. Negara tidak boleh kalah dengan praktik-praktik intimidatif seperti ini,” ujarnya.

Maswan juga mendesak kepolisian di wilayah Jambi agar tidak ragu menindak oknum debt collector dan mata elang yang bertindak di luar ketentuan.

Selain itu, ia menyoroti dugaan kebocoran dan penyalahgunaan data nasabah oleh oknum di perusahaan leasing yang diduga dimanfaatkan oleh jaringan matel melalui aplikasi tertentu. Menurutnya, hal ini merupakan pelanggaran serius terhadap perlindungan konsumen.

“Jika benar ada kebocoran data nasabah yang dimanfaatkan pihak ketiga, ini pelanggaran berat. Kami mendesak OJK segera turun tangan melakukan investigasi dan menjatuhkan sanksi tegas kepada perusahaan pembiayaan yang terlibat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Luthfi Bantah Bersama Fadia Saat OTT KPK

LBH Kebangkitan Nusantara, lanjut Maswan, siap memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang menjadi korban, baik dalam kasus penarikan kendaraan secara ilegal maupun penyalahgunaan data pribadi.

“Kami membuka pengaduan dan siap mendampingi masyarakat secara gratis. Jangan takut melapor jika mengalami intimidasi atau penarikan kendaraan yang tidak sah,” tambahnya.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada, memahami hak-haknya sebagai konsumen, serta tidak menyerahkan kendaraan atau data pribadi tanpa dasar hukum yang jelas.

Dengan meningkatnya kasus ini, seluruh pihak terkait, baik aparat penegak hukum maupun regulator, diharapkan segera mengambil langkah konkret guna menjamin keamanan serta melindungi hak masyarakat di Provinsi Jambi.

Berita Terkait

Eks Kadis LH Jadi Tersangka, Pemprov DKI Tegaskan Patuh Proses Hukum
Sidang Kasus Kemnaker: Saksi Sebut Ada Permintaan Rp3 Miliar Pakai Kode “3 Meter”
Mabes Polri Turun ke Jambi, Periksa Ulang Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi
KPK Ungkap Strategi Penyidikan: Ferry Yunanda Belum Ditetapkan Tersangka Kasus “Jatah Preman”
Ketua Golkar Maluku Tewas Ditikam di Bandara, Polisi Tangkap Dua Pelaku
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua, 12 Warga Sipil Tewas
BNI Pastikan Kembalikan Dana Rp28 Miliar Kasus Dugaan Penggelapan Gereja Aek Nabara
Empat Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Bripda Natanael di Lampung Dipecat, Akui Perbuatan di Sidang Etik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:28 WIB

Eks Kadis LH Jadi Tersangka, Pemprov DKI Tegaskan Patuh Proses Hukum

Selasa, 21 April 2026 - 12:07 WIB

Sidang Kasus Kemnaker: Saksi Sebut Ada Permintaan Rp3 Miliar Pakai Kode “3 Meter”

Selasa, 21 April 2026 - 11:42 WIB

Mabes Polri Turun ke Jambi, Periksa Ulang Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 18:49 WIB

Ketua Golkar Maluku Tewas Ditikam di Bandara, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Minggu, 19 April 2026 - 12:50 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua, 12 Warga Sipil Tewas

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Eks Kadis LH Jadi Tersangka, Pemprov DKI Tegaskan Patuh Proses Hukum

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:28 WIB