Prabowo: Kekayaan RI Banyak “Dicuri” Lewat Tambang dan Perkebunan Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia selama ini banyak bocor akibat praktik ilegal di sektor pertambangan dan perkebunan. Hal itu disampaikannya dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut Indonesia merupakan negara yang sangat kaya, namun kekayaan tersebut belum sepenuhnya dinikmati rakyat karena adanya praktik pencurian sumber daya alam secara ilegal.

Baca Juga :  Prabowo Tegas: Jangan Ada yang Jadi Beking Tambang dan Perkebunan Ilegal

“Indonesia ini kaya, tapi kekayaan kita banyak yang dicuri lewat tambang dan perkebunan ilegal,” tegasnya.

Pemerintah, lanjut Prabowo, telah mengambil langkah tegas dengan menertibkan aktivitas ilegal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ribuan tambang ilegal telah ditutup, sementara jutaan hektare lahan yang sebelumnya dikuasai secara tidak sah kini berhasil diambil alih negara.

“Hampir 5 juta hektare lahan sudah kita kuasai kembali,” ujarnya.

Baca Juga :  Seskab Teddy Tanggapi Santai Kritik Saiful Mujani ke Program Prabowo

Tidak berhenti di situ, pemerintah juga menargetkan pengambilalihan hingga 8 juta hektare lahan ilegal hingga akhir tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan negara atas sumber daya alam.

Langkah ini, menurut Prabowo, bertujuan agar kekayaan alam Indonesia dapat dikelola secara optimal dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat.

“Kita ingin kekayaan bangsa ini digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Viral! Anggaran Susu dan Buah Wakil Wali Kota Banjarmasin Capai Rp228 Juta, Tuai Sorotan Publik
Pemerintah Kaji Aturan Penempatan Personel Polri di Kementerian, Wamenkumham: Bukan Ubah Posisi Polri
Bawaslu Usul Pelaku Politik Uang Masuk Daftar Hitam Pemilu, Dilarang Nyaleg dan Pilkada Satu Periode
Reformasi Polri: Kompolnas Akan Jadi Lembaga Independen, Rekomendasinya Bersifat Mengikat
Miris!!Potret pendidikan SDN 232 Muaro Jambi, Belajar Bergantian di Gedung Rapuh
Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Bertugas
Dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Digerebek! Korem 042/Gapu Ungkap Fakta Isu Keterlibatan TNI
639 Ribu Pelamar Serbu Posisi Manajer Kopdes Merah Putih, Persaingan Ketat!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:08 WIB

Viral! Anggaran Susu dan Buah Wakil Wali Kota Banjarmasin Capai Rp228 Juta, Tuai Sorotan Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:32 WIB

Pemerintah Kaji Aturan Penempatan Personel Polri di Kementerian, Wamenkumham: Bukan Ubah Posisi Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:50 WIB

Bawaslu Usul Pelaku Politik Uang Masuk Daftar Hitam Pemilu, Dilarang Nyaleg dan Pilkada Satu Periode

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:04 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Akan Jadi Lembaga Independen, Rekomendasinya Bersifat Mengikat

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:21 WIB

Prabowo: Kekayaan RI Banyak “Dicuri” Lewat Tambang dan Perkebunan Ilegal

Berita Terbaru