Prabowo Kumpulkan Eks Presiden dan Ketum Parpol di Istana, apa yang dibahas?

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama para mantan presiden, mantan wakil presiden, serta ketua umum partai politik di Istana Kepresidenan, Senin (3/3/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi geopolitik global dan dampaknya terhadap Indonesia.
Agenda ini disebut sebagai forum diskusi strategis lintas generasi kepemimpinan nasional. Dalam pertemuan tersebut, Presiden memaparkan kondisi global terkini, termasuk dinamika konflik internasional yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan kawasan.
Selain menyampaikan hasil komunikasi dan kunjungan luar negerinya, Presiden juga meminta pandangan serta masukan dari para tokoh bangsa terkait langkah yang perlu disiapkan pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global.
Isu ketahanan nasional menjadi salah satu fokus pembahasan. Pemerintah menilai situasi geopolitik yang dinamis harus diantisipasi melalui penguatan ketahanan pangan, energi, serta stabilitas keamanan dalam negeri. Langkah tersebut dinilai penting agar Indonesia tetap tangguh menghadapi tekanan eksternal.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain diskusi formal, acara juga diisi dengan silaturahmi dan jamuan makan malam kebangsaan. Forum ini diharapkan menjadi ruang komunikasi terbuka antara pemerintah dan para pemimpin terdahulu demi menjaga persatuan serta arah kebijakan nasional.
Sebelumnya, laporan mengenai pertemuan tersebut disampaikan oleh Kompas.com yang menyebutkan bahwa diskusi difokuskan pada upaya menjaga stabilitas negara di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Baca Juga :  DPR Dukung Pelaku Politik Uang Masuk Daftar Hitam di Revisi UU Pemilu

Berita Terkait

DPR Dukung Pelaku Politik Uang Masuk Daftar Hitam di Revisi UU Pemilu
Yusril Usul Ambang Batas Parlemen Berbasis Jumlah Komisi DPR, Ini Alasannya
Pentolan Eks PAN Merapat ke PSI Jambi, Raja Juli: Pemain Lama yang Teruji
PAN Usul RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Pembahasan Formal Belum Dimulai
PPP Soroti Dugaan Pelanggaran RTRW oleh PT SAS, Pengawasan Tambang di Jambi Dinilai Lemah
Komisi II DPR Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Hadirkan Pakar Hukum ke Senayan
Legislator PKB Kritik Hakim MK, Singgung Sikap Merasa Paling Bersih dari DPR
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:40 WIB

DPR Dukung Pelaku Politik Uang Masuk Daftar Hitam di Revisi UU Pemilu

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:33 WIB

Yusril Usul Ambang Batas Parlemen Berbasis Jumlah Komisi DPR, Ini Alasannya

Minggu, 26 April 2026 - 12:10 WIB

Pentolan Eks PAN Merapat ke PSI Jambi, Raja Juli: Pemain Lama yang Teruji

Jumat, 24 April 2026 - 10:42 WIB

PAN Usul RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Pembahasan Formal Belum Dimulai

Selasa, 7 April 2026 - 15:08 WIB

PPP Soroti Dugaan Pelanggaran RTRW oleh PT SAS, Pengawasan Tambang di Jambi Dinilai Lemah

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus MBG

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:50 WIB