JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menawarkan Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak, menjadi Duta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI setelah aksinya memprotes dugaan ketidakadilan penjurian viral di media sosial.
Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, mengatakan tawaran tersebut muncul sebagai bentuk apresiasi atas keberanian Josepha menyuarakan keresahan dalam kompetisi akademik.
Menurutnya, banyak masyarakat yang memberikan dukungan kepada Josepha dan menilai siswi tersebut layak menjadi simbol semangat pelajar dalam ajang cerdas cermat kebangsaan.
“MPR akan mengutus pimpinan badan sosialisasi bersama kesekjenan untuk datang langsung ke Pontianak menemui Josepha dan keluarganya terkait tawaran menjadi Duta LCC,” ujar Abcandra.
Josepha sebelumnya menjadi perhatian publik usai video protesnya terhadap hasil penjurian final LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat beredar luas di media sosial. Dalam video itu, ia mempertanyakan keputusan juri yang dianggap tidak adil.
Meski polemik sempat mencuat, MPR memastikan final LCC tingkat Kalbar tidak akan diulang. Keputusan itu diambil setelah kedua sekolah finalis, yakni SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas, menerima hasil perlombaan.
MPR juga berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan LCC, termasuk mekanisme penjurian, guna mencegah polemik serupa kembali terjadi di masa mendatang.












