MPR Tawarkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Jadi Duta LCC Usai Viral Protes Penjurian

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menawarkan Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak, menjadi Duta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI setelah aksinya memprotes dugaan ketidakadilan penjurian viral di media sosial.

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, mengatakan tawaran tersebut muncul sebagai bentuk apresiasi atas keberanian Josepha menyuarakan keresahan dalam kompetisi akademik.

Menurutnya, banyak masyarakat yang memberikan dukungan kepada Josepha dan menilai siswi tersebut layak menjadi simbol semangat pelajar dalam ajang cerdas cermat kebangsaan.

Baca Juga :  SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang LCC 4 Pilar, Sampaikan “Sampai Jumpa di Tahun Depan”

“MPR akan mengutus pimpinan badan sosialisasi bersama kesekjenan untuk datang langsung ke Pontianak menemui Josepha dan keluarganya terkait tawaran menjadi Duta LCC,” ujar Abcandra.

Josepha sebelumnya menjadi perhatian publik usai video protesnya terhadap hasil penjurian final LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat beredar luas di media sosial. Dalam video itu, ia mempertanyakan keputusan juri yang dianggap tidak adil.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Dorong Digitalisasi Pemerintah Lewat Integrasi Data Bansos

Meski polemik sempat mencuat, MPR memastikan final LCC tingkat Kalbar tidak akan diulang. Keputusan itu diambil setelah kedua sekolah finalis, yakni SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas, menerima hasil perlombaan.

MPR juga berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan LCC, termasuk mekanisme penjurian, guna mencegah polemik serupa kembali terjadi di masa mendatang.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru