Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa mewarnai kawasan depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026). Demonstrasi yang berlangsung di bulan suci Ramadan itu mendapat pengamanan khusus dari aparat kepolisian dengan pendekatan humanis.
Pengamanan aksi dikoordinasikan oleh Polda Metro Jaya yang sebelumnya telah menyiagakan 3.093 personel gabungan. Ribuan aparat tersebut ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan jalannya demonstrasi tetap aman dan kondusif.
Menariknya, dalam pengamanan kali ini jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia terlihat mengenakan atribut bernuansa religius seperti peci dan sorban, sementara polisi wanita (Polwan) memakai hijab putih. Selain itu, kepolisian juga menurunkan “Tim Sholawat” dan “Tim Hadrah” yang mengumandangkan lantunan sholawat di sela-sela pengamanan aksi. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari pendekatan persuasif sekaligus bentuk penghormatan terhadap suasana Ramadan.
Pihak kepolisian menyatakan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan sikap sabar dan profesional, mengingat momentum Ramadan yang identik dengan menahan diri serta menjaga ketertiban. Meski demikian, polisi menyayangkan adanya oknum massa aksi yang diduga melontarkan kata-kata tidak pantas kepada petugas di lapangan.
Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak penegakan hukum terhadap aparat yang terlibat dugaan pelanggaran, reformasi institusi kepolisian, hingga evaluasi terhadap sejumlah pejabat di tubuh Polri. Aksi berlangsung hingga menjelang waktu berbuka puasa dan dilaporkan berjalan relatif tertib di bawah pengawalan aparat keamanan.

Baca Juga :  Prabowo Kumpulkan Mantan Ajudan dan Pengawal Era Kostrad–Kopassus

Berita Terkait

BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering dari Normal 30 Tahun Terakhir
Pemerintah Larang Wisata Gajah Tunggang, Inpres Segera Terbit
Kemhan Luruskan Isu Akses Udara Militer AS: Masih Tahap Pembahasan, Jangan Terprovokasi
Anwar Usman Akui “Plong” Tinggalkan MK, Air Mata Haru Warnai Purnabakti
Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Prabowo Tegas: Jangan Ada yang Jadi Beking Tambang dan Perkebunan Ilegal
Ketua Komisi VIII DPR RI Kritik Wacana “War Tiket” Haji: Dinilai Tidak Adil dan Berpotensi Picu Kecemburuan
Prabowo Mundur dari Ketum PB IPSI Usai 34 Tahun Mengabdi, Fokus Jalankan Tugas sebagai Presiden
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:37 WIB

BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering dari Normal 30 Tahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 15:35 WIB

Pemerintah Larang Wisata Gajah Tunggang, Inpres Segera Terbit

Selasa, 14 April 2026 - 14:45 WIB

Kemhan Luruskan Isu Akses Udara Militer AS: Masih Tahap Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Selasa, 14 April 2026 - 08:36 WIB

Anwar Usman Akui “Plong” Tinggalkan MK, Air Mata Haru Warnai Purnabakti

Minggu, 12 April 2026 - 19:51 WIB

Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan

Berita Terbaru