Kopassus Tegaskan Isu “Orang Istana Digampar Pangkopassus” adalah Hoaks

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menegaskan kabar yang menyebut adanya insiden penamparan terhadap pihak Istana oleh Pangkopassus adalah tidak benar alias hoaks.

Isu tersebut sebelumnya beredar luas di media sosial, yang menarasikan adanya keributan antara Panglima Kopassus, Djon Afriandi, dengan pihak protokoler Istana.

Melalui akun resmi Instagram @penkopassus pada Selasa (21/4/2026), Kopassus langsung memberikan klarifikasi dan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Baca Juga :  Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini

“Waspada sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana,” tulis akun tersebut.

Kopassus menegaskan bahwa narasi yang beredar hanyalah karangan tanpa dasar yang jelas.

“Narasi ini mengklaim adanya keributan antara Pangkopassus dan pihak protokoler. Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid,” tegasnya.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa penyebaran informasi palsu tersebut diduga memiliki tujuan tertentu, yakni menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat sekaligus merusak soliditas institusi negara.

Baca Juga :  Pemerintah Buka Opsi Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Jika Harga Minyak Dunia Melonjak

“Informasi ini sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan dan memecah belah soliditas internal institusi negara,” lanjut pernyataan tersebut.

Kopassus pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta selalu melakukan pengecekan ke sumber resmi agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks.

“Jangan jadi penyebar hoaks, pastikan selalu cek kebenaran informasi melalui sumber resmi dan terpercaya,” tutupnya.

Berita Terkait

Ratusan Warga Kaltim Bersiap Aksi 21 April, Kantor Gubernur Dipasangi Kawat Berduri
Update Harga LPG Non-Subsidi April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Provinsi
Hashim: Wajar Program Makan Bergizi Gratis Masih Ada Kelemahan di Awal Pelaksanaan
Masih Banyak Disalahpahami, Ini Perbedaan Sertifikasi Halal dan Syariah
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex Naik per 18 April 2026
JK Klarifikasi Polemik “Mati Syahid” saat Ceramah di Masjid UGM
IKBI PTPN IV Tebar 1.500 Bibit Ikan Nila di Kerinci, Perkuat Ketahanan Pangan
Gelar “Gema Sedekah”, IKBI PTPN IV Santuni Yatim dan Perkuat Ketahanan Pangan di Kerinci
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 06:58 WIB

Kopassus Tegaskan Isu “Orang Istana Digampar Pangkopassus” adalah Hoaks

Selasa, 21 April 2026 - 11:40 WIB

Ratusan Warga Kaltim Bersiap Aksi 21 April, Kantor Gubernur Dipasangi Kawat Berduri

Senin, 20 April 2026 - 10:36 WIB

Update Harga LPG Non-Subsidi April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Provinsi

Senin, 20 April 2026 - 10:32 WIB

Hashim: Wajar Program Makan Bergizi Gratis Masih Ada Kelemahan di Awal Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 10:30 WIB

Masih Banyak Disalahpahami, Ini Perbedaan Sertifikasi Halal dan Syariah

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Enam Tersangka Kasus Tewasnya Pelajar SMAN 5 Bandung Ditangkap

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:51 WIB

Hukum dan kriminal

Eks Kadis LH Jadi Tersangka, Pemprov DKI Tegaskan Patuh Proses Hukum

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:28 WIB