Anwar Usman Akui “Plong” Tinggalkan MK, Air Mata Haru Warnai Purnabakti

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Anwar Usman akhirnya mengakhiri masa pengabdiannya di Mahkamah Konstitusi setelah 15 tahun menjabat. Dalam momen perpisahan yang berlangsung haru, ia mengaku merasa lega usai menyelesaikan tugas panjangnya sebagai hakim konstitusi.

“Saya sudah plong sekarang,” ujar Anwar Usman saat menyampaikan pernyataannya dalam acara purnabakti.

Meski sempat meneteskan air mata, ia menegaskan bahwa perasaan tersebut bukan karena kesedihan meninggalkan jabatan, melainkan bentuk kelegaan setelah menuntaskan amanah yang diembannya selama bertahun-tahun.

Suasana haru semakin terasa ketika Anwar Usman sempat mengalami kelelahan hingga jatuh pingsan. Kondisi tersebut diduga akibat kurang istirahat dan belum sempat sarapan sebelum menghadiri acara. Namun, ia dilaporkan segera pulih setelah mendapatkan penanganan.

Baca Juga :  Kejagung Geledah Kantor BGN Dugaan Jual Beli Titik MBG

Dalam pernyataannya, Anwar juga menyinggung soal polemik yang sempat mencuat terkait putusan MK sebelumnya. Ia mengaku kini tidak lagi terbebani, menyusul putusan dari pengadilan yang menurutnya telah memulihkan nama baik dan martabatnya.

“Tidak ada lagi duka nestapa. Saya merasa semua sudah selesai,” katanya.
Bagi Anwar, jabatan yang diemban selama ini merupakan amanah yang dijalankan dengan niat ibadah, bukan untuk mengejar popularitas atau kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Ribuan Pil Berbahaya Disita di Tanah Abang, Tiga Pengedar Dibekuk Polisi

Ia bahkan mengibaratkan dirinya saat ini seperti “bayi yang baru lahir”, dalam arti kembali bersih dan tanpa beban setelah menuntaskan tanggung jawabnya.

Hingga kini, Anwar Usman belum mengungkapkan rencana ke depan setelah resmi meninggalkan Mahkamah Konstitusi. Namun, ia memastikan akan menjalani masa purnabakti dengan penuh ketenangan tanpa bayang-bayang persoalan masa lalu.

Berita Terkait

Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?
Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan
Bau Skandal Reklame Kota Jambi : Dugaan Kongkalikong Perizinan dan Pajak Menguat
Pemerintah Siap Bahas RUU Pemilu Jika Jadi Inisiatif DPR Maupun Pemerintah
Prabowo: Pengusaha Indonesia Banyak Dosa, Era AI Bikin Penyimpangan Sulit Disembunyikan
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026
DPR Resmi Sahkan RUU Polri Jadi Undang-Undang, Tandai Babak Baru Penguatan Institusi Kepolisian
Kapuspen TNI Sebut Keterlibatan Tentara Memburu Begal Merupakan Kebutuhan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:03 WIB

Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:15 WIB

Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:04 WIB

Bau Skandal Reklame Kota Jambi : Dugaan Kongkalikong Perizinan dan Pajak Menguat

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:39 WIB

Pemerintah Siap Bahas RUU Pemilu Jika Jadi Inisiatif DPR Maupun Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Prabowo: Pengusaha Indonesia Banyak Dosa, Era AI Bikin Penyimpangan Sulit Disembunyikan

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus MBG

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:50 WIB