Aroma Jual Beli Jabatan pada Lelang Kadis di Muaro Jambi: 10 Nama Beredar, Yakin Dilantik

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro Jambi — Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menuai sorotan publik. Di tengah tahapan seleksi yang masih berjalan, 10 nama calon kepala dinas justru sudah santer beredar dan disebut-sebut hampir pasti akan dilantik, memunculkan dugaan kuat adanya pengondisian serta aroma praktik jual beli jabatan.

Isu ini menguat seiring sikap DPD Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Provinsi Jambi yang secara terbuka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan supervisi terhadap seleksi 10 pejabat JPT tersebut. GPM menilai proses lelang jabatan sarat kejanggalan dan berpotensi mencederai prinsip sistem merit dalam manajemen ASN.

Ketua DPD GPM Jambi, Revaldo Putra, menyatakan bahwa rekrutmen pejabat strategis daerah harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan adanya indikasi peserta yang diduga tidak memenuhi persyaratan umum, tetapi tetap dinyatakan lolos pada sejumlah tahapan seleksi.

“Manajemen SDM ASN adalah indikator utama integritas birokrasi. Jika sejak proses seleksi sudah bermasalah, maka publik patut curiga ada kepentingan lain di baliknya,” ujar Revaldo dalam keterangan pers, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Prabowo Bentuk Satgas PHK dan Kesejahteraan Buruh, Negara Siap Intervensi Perusahaan

Salah satu sorotan utama adalah persyaratan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) yang wajib dimiliki calon pejabat JPT. GPM menilai ada peserta yang belum memenuhi ketentuan tersebut, namun tetap melenggang ke tahap penulisan makalah hingga asesmen manajerial.

Tak hanya itu, kecocokan rekam jejak, integritas, serta latar belakang keilmuan sejumlah calon juga dipertanyakan. GPM menilai beberapa nama yang beredar tidak memiliki kompetensi yang selaras dengan tugas pokok dan fungsi OPD yang akan dipimpin, khususnya pada dinas-dinas teknis.

Berdasarkan hasil penelusuran dan analisis internal, GPM Jambi membeberkan 10 nama calon kepala OPD yang disebut-sebut kuat akan dilantik, yakni:

KI – Calon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

AH – Calon Kepala Dinas Kesehatan

AP – Calon Kepala Dinas PUPR

M – Calon Kepala Dinas Lingkungan Hidup

BA – Calon Kepala BKPSDM

AS – Calon Kepala BPPRD

Baca Juga :  Pemerintah Berduka, Tiga Kusuma Bangsa Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

BS – Calon Kepala BAPPERIDA

MF – Calon Kepala BPKAD

A – Calon Kepala Inspektorat

R – Calon Kasatpol PP

Menariknya, meski seleksi belum rampung, nama-nama tersebut telah beredar luas di kalangan ASN dan publik, bahkan diyakini sebagian pihak hampir pasti menduduki jabatan strategis tersebut. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan bahwa hasil seleksi telah “dikunci” sejak awal.

GPM Jambi juga menyoroti adanya peserta yang dinilai kompeten dan sesuai kualifikasi justru tersingkir, bahkan ada yang memilih mengundurkan diri meski telah lolos ke tahap tertentu. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terkait standar penilaian dan objektivitas panitia seleksi.

Atas dasar itu, DPD GPM Jambi secara tegas meminta KPK turun tangan melakukan supervisi dan pemantauan langsung, guna memastikan tidak terjadi praktik suap, gratifikasi, maupun jual beli jabatan yang dapat merusak tatanan birokrasi di Kabupaten Muaro Jambi.

“Jika dugaan ini tidak segera ditindaklanjuti, maka kepercayaan publik terhadap proses reformasi birokrasi di daerah akan semakin runtuh,” tegas Revaldo.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru