Ketua Golkar Maluku Tewas Ditikam di Bandara, Polisi Tangkap Dua Pelaku

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku Tenggara – Peristiwa penikaman tragis menewaskan Agrapinus Rumatora atau yang dikenal sebagai Nus Kei di area Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026).

Korban yang merupakan Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara itu diserang orang tak dikenal (OTK) sesaat setelah tiba di bandara dari Jakarta sekitar pukul 11.25 WIT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban baru saja keluar dari area bandara ketika pelaku mendekat. Tanpa banyak interaksi, pelaku langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Baca Juga :  10 Terdakwa Korupsi PJU Kerinci Terbukti Bersalah, Terdakwa Divonis Berbeda

Akibat serangan tersebut, Nus Kei mengalami luka serius di bagian tubuh vital dan sempat terjatuh di lokasi kejadian.

Petugas dan warga yang berada di sekitar bandara segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Namun, meskipun sempat mendapatkan perawatan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Aparat kepolisian bergerak cepat pascakejadian dan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku dalam waktu kurang dari dua jam.

Kedua pelaku masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36), yang saat ini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Pesan Rismon ke Roy Suryo & Tifa: Lebih Baik Dianggap Pengkhianat Daripada Sembunyikan Kebenaran

Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk mendalami motif di balik penyerangan tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan intensif. Untuk motif, masih kami dalami,” ujar salah satu perwakilan kepolisian setempat.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Berita Terkait

KPK Ungkap Strategi Penyidikan: Ferry Yunanda Belum Ditetapkan Tersangka Kasus “Jatah Preman”
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua, 12 Warga Sipil Tewas
BNI Pastikan Kembalikan Dana Rp28 Miliar Kasus Dugaan Penggelapan Gereja Aek Nabara
Empat Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Bripda Natanael di Lampung Dipecat, Akui Perbuatan di Sidang Etik
KPK Periksa Dua Petinggi Bank Indonesia Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR, Penyidikan Masih Berlanjut
KPK Geledah Rumah Bupati Tulungagung, Temukan Dokumen “Alat Tekan”
Meski SP3 Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 12:14 WIB

KPK Ungkap Strategi Penyidikan: Ferry Yunanda Belum Ditetapkan Tersangka Kasus “Jatah Preman”

Minggu, 19 April 2026 - 18:49 WIB

Ketua Golkar Maluku Tewas Ditikam di Bandara, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Minggu, 19 April 2026 - 12:35 WIB

BNI Pastikan Kembalikan Dana Rp28 Miliar Kasus Dugaan Penggelapan Gereja Aek Nabara

Sabtu, 18 April 2026 - 09:44 WIB

Empat Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Bripda Natanael di Lampung Dipecat, Akui Perbuatan di Sidang Etik

Sabtu, 18 April 2026 - 09:42 WIB

KPK Periksa Dua Petinggi Bank Indonesia Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR, Penyidikan Masih Berlanjut

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Ketua Golkar Maluku Tewas Ditikam di Bandara, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:49 WIB